Keuntungan Memiliki Banyak Blog

11 Apr 2016

Sejak pertama kali pada sekitar tahun 2006 saya mulai ngeblog, sudah ada beberapa (banyak) layanan blog yang pernah saya coba gunakan. Layanan-layanan blog ini leluasa biasa saya coba karena kebanyakan menyediakan layanan gratis. Amat jarang saya mengeluarkan uang untuk membayar fitur premium dari suatu layanan blog.

Dari pengalaman saya mencoba-coba layanan-layanan blog gratis itu menjadikan saya sedikit-sedikit tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing penyedia layanan blogging. Saya menjadi tahu suatu layanan blog lebih cocok digunakan untuk apa atau bila kita memiliki blog dengan niche tertentu akan lebih cocok menggunakan platform yang mana.

Mempunyai beberapa blog dengan platform dari layanan layanan yang berbeda-beda pun ternyata mempunyai beberapa kelebihan. Tentu kelebihan-kelebihan ini harus dibayar dengan lebih repot. Percayalah mengelola banyak blog yang menggunakan platform dan layanan yang berbeda-beda benar-benar merepotkan. Kerepotan itu mulai dari login, user interface serta kendala dan masalah teknis yang berbeda-beda.

Nah, berikut ini akan saya tuliskan beberapa keuntungan yang saya rasakan selama ini dengan memiliki beberapa blog yang berbeda-beda.

1. Sebagai antisipasi bila suatu layanan blog tutup

Layanan blog yang pernah saya gunakan yang sudah tutup diantaranya adalah blogsome, multiply dan posterous. Mungkin masih ada yang lain. Hanya saja saya sudah lupa. Eh iya, Frienster yang mempunyai fitur blog juga sudah tutup. Satu layanan blog dari Indonesia yang sudah tutup, seingat saya adalah dagdigdug.

Tulisan yang saya buat di multiply dan posterous alhamdulillah masih bisa saya buat backupnya di wordpress dan blogspot. Sayangnya yang lain tidak sempat saya buat backup -nya.

 

2. Sebagai antisipasi bila suatu layanan blog mengalami gangguan

Layanan blog mana yang paling sering mengalami gangguan hanya bisa ketahui bila kita mencoba menggunakannya. Dari pengalaman penggunaan ini kita akan bisa memutuskan suatu posting penting akan kita publikasikan dimana. Saya masih ingat beberapa tahun yang lalu seorang teman marah-marah karena mengikuti lomba blog dengan menggunakan layanan tertentu. Layanan itu mengalami gangguan ketika ia sedang membuat posting lomba. Teman yang lain marah-marah karena pada hari penjurian lomba blog, layanan blog yang digunakannya mengalami gangguan. Harapan menangnya pupus karena juri tidak bisa menilai karya tulisnya.

3. Untuk memisahkan niche blog yang satu dengan niche blog yang lain

Sederhananya seperti ini saya berikan contohnya. Misal tulisan tentang politik dan sosial kita posting di Kompasiana. Tulisan tentang wisata kita tulis di blogdetik. Tulisan tentang teknologi diposting di Wordpress. Tulisan tentang curhat dan buku harian di blogspot. Untuk opini opini tertentu ditulis di Medium

4. Untuk Link building

Ini mungkin teman-teman praktisi SEO yang lebih pantas menjelaskannya.

5. Eksperimen

Sebagai orang yang suka penasaran dengan teknologi baru dan early adopter, tangan saya rasanya selalu gatal ingin mencoba tiap kali ada teknologi dan layanan baru di internet.

Saat ini blog yang pernah saya buat yang masih hidup diantaranya adalah:

1. http://jarwadi.blogdetik.com (blog ini)

2. http://jarwadi.me (ini sebenarnya adalah http://jarwadi.wordpress.com yang saya balik nama)

3. http://jarwadi.blogspot.co.id (ini dulunya adalah http://jarwadi.blogspot.com)

4. http://jarwadi.pen.io

5.http://jarwadi.ghost.io

6.Kompasiana, akun Jarwadi MJ

7 Medium, akun Jarwadi MJ

8. http://jarwadi.tumblr.com

9.

10.

11. … (saya ingat-ingat dulu, masih banyak selain ini kok)

 

 

 

 

 


TAGS blogging


-

Author

Follow Me